Senin, 02 Agustus 2010

.. macam apa..

entah pa yang sebenernya sedang aku rasakan sekarang..
tiba.tiba aku rasakan galau..
suaraku payau..
dan semangatku kembali melau..
aku merasa seperti terbang melayang begitu saja..
ntah apa yang terjadi diluar sama..
ketika panas menyengat..
geluduk menyambar..
dan angin berputar.putar tak karuan..

aku berjalan dalam gelombang yang agak pasang..
sesaat mencoba mengajak beranjak ke kedalaman yang lebih dalam..
terhembas kedalam lautan yang beriaknya tak kunjung redam..
aku sedikit bimbang, ikuti saja..
maka aku akan terbawa ombak yang tak tentu ke mana arah dan tujuannya..
aku berusaha melihat dengan mata terpejam..
bernapas dengan hidung tersumbat..
dan berlari dengan kaki yang sedikit terpasung..

aku melihat hidup dari banyak sisi..
menata lembar demi lembar simfoni kehidupan yang terkadang hambar..
namun nyata dia berikan keindahan..
keindahan yang disajikan nyata oleh mata seorang adam..
membuat aku menolak melihat sisi kehidupan yang agak memudar..
aku terus berusaha menata setiap dilematika kehidupan..
kembali tersenyum ketika melihat senja tenggelam..

namun ada satu keadaan yang agak menyakitkan..
ketika aku mulai tersadar dalam kesendirian..
ketika aku mulai mencerna kata menjadi isyarat para pencipta..
aku ibarat kapal tak ber-nahkoda..
seperti kupu.kupu tanpa ssayap yang indah..
laksana kunang.kunang tak pancarkan sinarnya di penghujung malam..

terjadang aku ingin berlari.. ingin mencaci..
ingin bergulat dengan keadaan yang seakan kurang berdentam..
aku ingin berteriak mengucap cinta kepada sang penguasa asa..
aku ingin bercinta dengan sang pujangga rasa..
namun yang terjadi sekarang entah "macam apa"..

dalam keadaan apapun..
ketika aku merasa berada dalam kesendirian..
mata seorang dewa kembali menatap..
tatapan penuh cinta dan puas dengan aroma kasih pencinta..
aku tersadar bahwa yang aku sedang bercerita dengan metamorfora kehidupan..
aku sedang terbuai dengan aroma yang pemilik kehidpan..
sehingga yang sebetulnya perlu aku lakukan sekarang adalah..
menatap mata seorang dewa,,
tersenyum manja..
dan berucap cinta..

karena jika metamorfora kurang berasa,
aku hanya ingin hidup dengan cinta..
itu saja..
entah "Macam Apa",,
namun aku tau bahwa hidup adalah anugerah terindah..
untuk seorang hawa yang mencinta sebuah rasa..
mengagumi semua kejadian dalam cerita cinta kehidupan yang nyata..
cukup untuk "Macam itu saja"..
semua sudah terasa cukup..
nyata dan sangat bersahaja..

terima kasih untuk pemerhati rasa..
karena kamu semuanya terasa semakin nyata..

n_a *love* n_a



Tidak ada komentar: